IDENTIFIKASI PERUMAHAN DILOKASI RAWAN BENCANA DI NAGARI AIR HITAM KECAMATAN SILAUT
16 Aug 2023
11:44:08 WIB
55x dibaca
Nagari Air Hitam, 16 Agustus 2023
Kegiatan Identifikasi ini dilaksanakan berdasarkan arahan Peraturan Menteri PUPR Republik Indonesia Nomor 299/PRT/M/2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal PUPR. Pada lampiran II disebutkan tata cara penerapan SPM penyediaan dan rehabilitasi rumah yang layak huni bagi korban bencana terdiri dari 3 (tiga) tahapan, yaitu Pengumpulan Data, Perhitungan Kebutuhan dan Penyusunan Rencana Pemenuhan. Kegiatan Identifikasi Perumahan di Lokasi Rawan Bencana berada pada tahap pertama, yaitu Pengumpulan Data.
PPTK Identifikasi Perumahan di Lokasi Rawan Bencana atau Terkena Relokasi Program Kabupaten/Kota, Eka Hasmatati Putri, ST.,MT. bersama tim yang berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Silaut, Bertemu dengan Kasi Trantib Kecamatan Silaut, Novrizal, S.sos. Menurut Novrizal, S.sos akibat banjir dari Senin kemarin, 14 Agustus 2023, merendam sebanyak 10 Nagari yang ada di Kecamatan Silaut, antara lain Nagari Sambungo, Nagari Air Hitam, Nagari Sungai Sarik, Nagari Sungai Pulai, Nagari Silaut, Nagari Lubuk Bunta, Nagari Pasir Binjai, Nagari Sungai Sirah, Nagari Durian Seribu, dan Nagari Talang Binjai," kata Rumainur. Dan hingga saat ini, Rabu, 16 Agustus 2023 Nagari Sambungo dan Nagari Air Hitam masih direndam banjir.
Eka Hasmatati Putri, ST.,MT. bersama tim menemui Wali Nagari Air Hitam, Suyudi guna mengidentifikasi dampak banjir yang terjadi di Nagari Air Hitam. Berdasarkan data yang diperoleh, terdapat 3 (tiga) Kampung di Nagari Air Hitam yang terdampak banjir, yaitu Kampung Sukamaju sebanyak 210 rumah, Kampung Legundi sebanyak 85 rumah dan Kampung Tanjung Pinang sebanyak 75 rumah yang terdampak banjir dengan ketinggian air sekitar 60-80 cm dengan ruas jalan poros 90% tergenang banjir. Berdasarkan informasi yang di dapat dari Kecamatan dan Nagari, Eka Hasmatati Putri, ST.,MT. bersama tim turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemantauan ke lokasi terdampak.
Diharapkan dengan adanya kegiatan Identifikasi Perumahan di Lokasi Rawan Bencana ini digunakan sebagai data primer untuk melakukan kegiatan Perhitungan Kebutuhan dan Penyusunan Rencana Pemenuhan kebutuhan penyediaan dan rehabilitasi rumah korban bencana.
Penulis:
Romi Septiawan
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.